Damai dengan kamu!
Anak-anaku yang tercinta, jadilah orang-orang beriman dan doa, sehingga karunia-surga akan melimpahi. Hati Yesus sangat terhina dan sedih karena banyak dosa di dunia ini. Bertobatlah. Jangan lagi bersalah. Tinggalkan dunia agar dunia tidak membuat kamu kehilangan kerajaan surga. Kalau kamu anak-anaku, dengarkan apa yang kukatakan padamu. Taatlah, taatlah, taatlah. Aku mencintaimu sangat dan cinta ibu ini tak dapat dipahami oleh akal manusia. Cinta ini aku kurikan kepada PutraKu Yesus dan sekarang aku kurikan kepada semua kamu, anak-anaku. Jadilah ceria, ceria, ceria dan kamu akan diubah oleh karunia Tuhan. Aku memberkati semuanya: dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Amin!
Ibu Kecil, tolonglah kami. Jangan tinggalkan kami. Ada banyak orang yang sedang mengalami penderitaan besar dan kebutuhan. Tolonglah mereka. Mereka sangat membutuhkanmu!
Katakan kepada anak-anaku untuk berdoa banyak dan berbuka puasa. Aku akan meminta PutraKu Yesus untuk kamu dan kebutuhan-kamu.
Bunda mulai menyemburkan sinar dari tangannya pada semua orang yang hadir. Sangat indah melihat adegan itu. Dia berkata padaku,
Lihatlah, berapa banyak karunia aku tuangkan kepada setiap orang? Setiap sinar yang kamu lihat menyembur dari tanganku adalah karunia yang aku ingin berikan dengan cinta ibu yang penuh kasih sayang pada anak-anaku. Setiap pesan ku, baik di sini atau mana pun di dunia ini adalah tanda mendalam cinta ibuku sebagai seorang ibu dan kehadiran ibu dalam tengah-tengah mereka. Ini adalah kata-kata sebuah ibu yang sangat mencintai semua anaknya: yang menerima mereka, mengajar mereka, memimpin mereka menuju jalan yang membawa kepada Tuhan. Semua ibu harus meniru cinta ini dari aku dan mereka akan menyelamatkan anak-anak mereka dari jalur kejahatan. Aku memberkati semuanya: dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Amin!
Setelah beberapa saat, Ibu Tuhan berkata sesuatu secara pribadi padaku. Kemudian dengan wajah serius Dia berkata,
Malanglah ibu yang menolak anaknya dan tidak mencintainya. Ia menjadi gambaran sejati setan dan akan menerima hukuman yang berat.
Selamat kepada ibu-ibu!
Hari ini aku memberkati mereka dan menuangkan cinta ku ke dalam hati setiap satu di antara mereka. Aku mencintai semua anak-anaku: aku ingin keselamatan semuanya.
Kemudian dengan wajah sedih ia seru:
Dunia, kembalilah kepada Allah, kembalilah kepada Allah, kembalilah kepada Allah...besok setiap orang doakan secara khusus untuk niat-niat saya dan terwujudnya rencana saya. Doakan, berpuasa... Doakan bagi para imam!