Pejuang Doa

Pesan dari Berbagai Sumber

Jumat, 15 Mei 2026

Allah, melihat bahwa kamu percaya padanya, dengan rendah hati akan memberikanmu mukjizat mengubah hatimu yang penuh dengan hal-hal manusia menjadi sebuah hati yang Iman menyucikan kembali

Pesan dari Tuhan Yesus Kristus kepada Gisella di Trevignano Romano, Italia pada 11 Mei 2026

Saudara-saudaraku,

jadilah kurang tidak percaya dan bangga. Hendaklah kamu menundukkan kepala yang sombong sehingga rohmu dapat naik. Allah, melihat bahwa kamu percaya padanya, dengan rendah hati akan memberikanmu mukjizat mengubah hatimu — penuh dengan hal-hal manusia — menjadi sebuah hati yang Iman menyucikan kembali. Janganlah takut kepada Dia yang adalah Bapakmu. Cintailah dan berkatilah Dia selalu, karena Dia mencintaimu dengan cinta yang tak terbatas yang bersimpati dan mengampuni semua, asalkan Dia melihat niat baik di dalammu. Tetapi ini lah yang kamu kurangkan. Tindakan-tindakanmu membawa kepada ketidakmampuan. Bagaimana aku ingin melihat jiwa-jiwa yang hidup untuk kemuliaan Allah tanpa mempedulikan penghargaan manusia!

Itulah sebabnya kadang-kadang aku tidak mendengarkan kata-katamu, membalasmu dengan ukuran yang sama atas apa yang kamu lakukan padaku dengan tidak mendengarkan kata-kataku.

Dan selama kamu tetap menjadi generasi yang sesat seperti sekarang ini — musuh Allah dan Roh, serta teman daging dan darah — kamu tidak akan menikmati damai sebenarnya: benar, bukan khayalan.

Aku telah mengabarkan segalanya kepada kamu dan menyampaikan melalui Bunda Kudusku, melalui hamba-hambaku yang diwahyukan tentang masa depan. Tetapi kamu menolak mukjizat, kamu menolak wahyu, kamu menolak Allah.

Aku memberkati semua kalian supaya Roh dapat masuk ke dalammu dan tinggal sekarang dan selamanya. Aku meminta lagi: berubahlah.

Yesusmu.

Refleksi atas pesan tersebut:

Yesus mengungkapkan kepada kami segala rasa sakit-Nya dan segala kekecewaan-Nya, karena meskipun ada penampakan Bunda-Nya, meskipun ajaran-ajaran yang terus diterima dalam beberapa minggu terakhir ini, kita masih terperangkap di kebangkangan; kita tetap menjadi budak daging (seperti apa yang dikatakan St. Paulus dalam Suratnya kepada Galatia, bab 5, ayat 19–26, yang saya undang Anda untuk membacanya kembali), kita lebih cenderung mencari kemuliaan manusia daripada Allah’s.

Itulah sebabnya hal-hal dalam kehidupan kami dan keluarga kami berjalan buruk, karena kekurangan DAMAI — damai yang sebenarnya hanya Dia bisa beri kita.

Jika Yesus tidak mendengarkan kata-kata kami, mungkin karena kami tidak mendengar dan melaksanakan Firman-Nya.

Pesan ini berbunyi seperti panggilan akhir: perubahan sangat mendesak.

Sumber: ➥ LaReginaDelRosario.org

Teks di situs web ini telah diterjemahkan secara otomatis. Mohon maaf atas kesalahan apa pun dan lihat terjemahan bahasa Inggrisnya