Segera setelah aku datang ke gereja hari ini, Tuhan Yesus berkata, “Apakah kamu akan datang ke Ruang Atas-Ku?”
Aku menjawab, “Tuhan, aku tidak layak. Hari ini adalah Corpus Christi, hari raya yang besar.”
Dia berkata, “Tetapi Aku masih harus menderita. Aku ingin kamu hadir untuk menghibur-Ku. Tahukah kamu betapa dunia menyakiti hati-Ku, dan betapa dunia tidak stabil dan betapa penuh dosa?”
“Kamu lihat bagaimana Aku menderita. Aku memberikan energi puncak dari Diri-Ku untuk menebus umat manusia.”
Aku merasa sangat emosional melihat Tuhan kita menderita begitu dalam dan mendengar Dia meratapi kefasikan dunia.
Dia berkata, “Jangan sedih. Hari ini adalah Hari Raya yang istimewa, dan segala sesuatunya akan segera berubah menjadi lebih baik.”
Tiba-tiba, sebuah penglihatan terbentang di hadapanku. Tuhan Yesus duduk di atas Takhta sebagai Raja, mengenakan jubah emas sepenuhnya dari atas ke bawah. Sebuah jubah merah berkilauan dengan sulaman mengalir dari bahu kiri-Nya, melambangkan Tubuh Kudus dan Darah Kudus-Nya. Di atas kepala-Nya bertakhta mahkota emas yang bersinar, berkelap-kelip dengan rubi merah. Hari ini, Tuhan Yesus sungguh mulia.
Aku berkata, “Tuhan, Engkau tampak begitu indah.”
Dia bertanya, “Valentina, apakah kamu percaya bahwa Aku kudus?”
“Oh, Tuhanku, Engkau begitu kudus. Tidak ada yang lebih kudus daripada Engkau,” jawabku.
Tuhan Yesus duduk dengan agung di atas Takhta, dikelilingi oleh ribuan dan ribuan malaikat serta orang kudus, semuanya berlutut, memuji dan memuliakan Dia. Para malaikat itu berhiaskan emas sepenuhnya, begitu indah. Mereka adalah malaikat-malaikat besar yang sedang menyembah di hadapan Tuhan kita.
Bunda Terberkati tampak begitu cantik, di samping Putra-Nya, di sebelah kanan-Nya, dengan tangan terkatup dalam doa dan penyembahan. Ia menatap Putra-Nya dengan penuh kasih. Bunda Terberkati dipenuhi dengan kebahagiaan dan sukacita.
Semua malaikat, orang kudus, rasul, uskup, dan imam sedang menyembah-Nya. Seluruh Surga sedang menyembah Tuhan Kita Yesus.
Tuhan Yesus berkata, “Seluruh Surga berada dalam ekstasi hari ini, memuji dan menyembah-Ku atas apa yang telah Aku lakukan, atas Tubuh-Ku yang begitu kudus.”
“Bahkan jiwa-jiwa di Api Penyucian, dan mereka yang di bawah, bahkan Neraka pun harus berlutut, mereka tahu bahwa Aku adalah Tuhan Yang Mahakuasa. Setiap lutut akan bertelut ke tanah.”
Tuhan Kita, yang duduk di atas Takhta, berkata, “Valentina, berbahagialah. Jangan bersedih. Cintai Aku, dan sembah Aku serta katakan kepada anak-anak-Ku untuk mencintai Aku dan menyembah Aku dan memuji Aku, karena Aku akan segera mengubah dunia. Aku ingin kamu bahagia hari ini. Setelah ini, ketika Aku memberkatimu, pergilah ke dunia dan proklamasikan Firman-Ku.”
Aku berkata, “Tuhan, Engkau begitu indah.” Aku sangat takjub pada keindahan dan keagungan Tuhan Kita — itu adalah sebuah kenyataan, begitu hidup.
Dia berkata, “Sembahlah Aku dan pujilah Aku karena Aku layak menerima segala pujian dan penyembahan.”
Aku berkata, “Tuhan Yesus, berkatilah seluruh dunia, tidak peduli seberapa banyak mereka di dunia menyinggung Engkau dan membuat Engkau sedih, berkatilah mereka, karena mungkin berkat-Mu akan meresap melalui orang-orang. Itu akan melawan kejahatan.”
Hari ini, pada Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, banyak jiwa memasuki Surga, melalui belas kasih Tuhan Kita. Ini adalah hari yang sangat, sangat istimewa.
Terima Kasih, Tuhan Yesus Kristus, atas anugerah indah yang Engkau tunjukkan kepadaku.
Komentar: Seandainya saja orang-orang di dunia bisa melihatnya. Ini adalah hari yang sangat, sangat istimewa. Dalam Tubuh Kristus, Tuhan kita memberikan Diri-Nya kepada kita. Di setiap gereja, Dia hadir, dan setiap orang yang menerima Tubuh-Nya menjadi milik-Nya, tetapi orang tidak boleh menerima Tuhan kita dengan cara yang tidak layak. Dia adalah Yang Paling Kudus dari segala kekudusan. Jadi, bayangkan betapa istimewanya hari ini. Penglihatan itu begitu indah hingga membuat takjub sehingga aku rasa aku tidak akan pernah melupakannya.
Sumber: ➥ valentina-sydneyseer.com.au